Penyebab Banyak Wanita yang Nikah Muda Sulit Punya Anak

PrediksiJagoan-Penyebab Banyak Wanita yang Nikah Muda Sulit Punya Anak-Saat ini semakin banyak wanita yang menikah di usia muda. Alasannya beragam, misalnya agar jarak usia sang ibu dengan anak tidak terpaut jauh. Namun, pada beberapa kasus, wanita muda itu justru sulit memiliki anak. Beberapa wanita pun khawatir jika mereka mengalami kemandulan.

Survei yang dilakukan Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan bahwa 11 persen wanita menikah di bawah usia 29 tahun mengalami ketidaksuburan dan belum memiliki anak setelah beberapa tahun menikah.

Dilansir dari laman Parent Society, Sabtu (8/7/2017), berikut ini beberapa penyebab ketidaksuburan atau infertilitas yang terjadi pada wanita muda.

1. Penyakit menular seksual (PMS)

Infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore, biasanya dapat menyebabkan kemandulan pada wanita dan mencegah Anda untuk hamil, oleh karena itu Centers for Disease Control and Prevention mendorong wanita yang aktif secara seksual yang berusia 25 tahun dan lebih muda untuk menjalani skrining untuk pencegahan penyakit ini. Menurut CDC, diperkirakan 2,8 juta kasus klamidia dan 718.000 kasus gonore muncul setiap

2. Endometriosis

Kondisi ini menyebabkan jaringan rahim menancap dan tumbuh di luar rahim. Endometriosis dapat memengaruhi fungsi sperma, telur, ovarium, rahim, tuba falopi, dan penurunan kesuburan. Meski penelitian telah menemukan pasien dengan endometriosis membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil, bukan berarti Anda tidak bisa hamil bila didiagnosis dengan kondisi medis ini.

3. Konsumsi obat
Meski sementara, obat tertentu bisa membuat blokade jalan antara Anda dan rencana kehamilan Anda. Selain itu, kanker reproduksi wanita dan pengobatannya, seperti radiasi dan kemoterapi juga dapat membuat Anda tidak hamil.

4. Kegagalan ovarium prematur

Kondisi yang mencegah ovarium melepaskan telur seperti cedera, olahraga berlebihan, tumor, beberapa pengobatan, atau bahkan kelaparan, dapat membuat wanita muda tidak hamil. Kondisi medis lainnya seperti penyakit ginjal dan diabetes dapat menyebabkan keterlambatan dalam masa pubertas atau amenore dan meredam kemampuan Anda untuk bereproduksi.

5. Tingkat hormon tinggi

Kadar hormon yang meningkat seperti androgen dan prolaktin, yang merangsang produksi ASI, dapat menyebabkan masalah ovulasi dan menyebabkan infertilitas. Selain itu, kelainan kelenjar tiroid, pemberian hormon tiroid terlalu banyak atau terlalu sedikit, bisa membuat siklus haid tidak normal dan menyebabkan masalah kesuburan.

6. Berat badan

Apakah Anda gemuk atau sangat kurus, tingkat kesuburan mungkin tidak sesuai dengan keinginan Anda. Berat sering mempengaruhi produksi hormon, yang kemudian bisa mempengaruhi kesempatan Anda untuk hamil. Kabar baiknya adalah bahwa penyebab infertilitas umum ini dapat dibalikkan dengan diet dan olah raga yang benar, asalkan tidak berlebihan di kedua arah.

Meskipun setiap kasus berbeda dalam hal penyebab infertilitas pada wanita muda, Anda mungkin bisa mencoba melakukan seks pada masa subur untuk mempercepat kehamilan.