Gara-Gara Makan Malam yang Tertunda, Pria Ini Tega Tembak Istri

PrediksiJagoan-Gara-Gara Makan Malam yang Tertunda, Pria Ini Tega Tembak Istri-Polisi di India mengatakan, mereka menangkap seorang pria berusia 60 yang menembak istrinya. Alasannya di balik perbuatan pria itu sungguh sepele, sang istri terlambat menghidangkan makan malam.

Seperti dikutip dari BBC pada Senin (10/7/2017), pada Sabtu malam waktu setempat, Ashok Kumar pulang ke rumah dalam kondisi mabuk dan bertengkar dengan istrinya, Sunaina (55). Demikian penjelasan perwira polisi senior di Kota Ghaziabad.

Sunaina dilaporkan dilarikan ke rumah sakit dengan luka tembak di kepala, namun ia meninggal dalam perjalanan.

Sementara itu, menurut perwira polisi Rupesh Singh, Kumar telah mengakui perbuatannya menembak sang istri. Pria itu mengklaim ia menyesali perbuatannya itu.

“Pria itu mabuk-mabukan setiap hari. Pada hari Sabtu, ia pulang dalam kondisi tak sadar dan bertengkar dengan istrinya. Perempuan itu kesal dengan kebiasaan sang suami dan ingin membahas soal itu, namun Kumar meminta makan malam,” jelas Singh.

“Dia mulai marah karena istrinya menunda menyajikan makan malam, lalu menembaknya,” tambahnya.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan jenis kekerasan yang paling banyak dilaporkan oleh perempuan di India setiap tahunnya. Pada tahun 2015, sebuah insiden KDRT dilaporkan terjadi setiap empat menit.

Tak ada yang unik dengan kasus KDRT di India jika dibandingkan dengan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Yang berbeda adalah “budaya mendiamkan” yang ditunjukkan masyarakat lokal.

Menurut sebuah survei yang dilakukan pemerintah, lebih dari 54 persen pria dan 51 persen wanita berpendapat tidak masalah untuk memukuli istri jika yang bersangkutan tidak menghormati mertua, mengabaikan urusan rumah dan anak-anak, hingga karena hal sesepele masakan kekurangan atau kelebihan garam.