12 Pekerjaan Manusia yang Akan Digantikan Robot

PrediksiJagoan-12 Pekerjaan Manusia yang Akan Digantikan Robot-Dulu, konsep robot bisa mengambil alih tugas dan pekerjaan manusia di masa depan masih sebatas teori belaka. Dan kini, bukan tidak mungkin peran robot bisa membantu pekerjaan manusia, bahkan dapat menggantikan posisinya.

Seperti diwartakan sebelumnya, studi terbaru yang dipublikasikan ilmuwan di universitas Oxford dan Yale, robot dengan basis kecerdasan buatan kelak akan melakukan apa yang dilakukan manusia dalam kurun waktu 50 tahun lagi.

Sementara, menurut analisa lembaga Occupational Information Network (O*NET), ada beberapa pekerjaan manusia yang bisa digantikan oleh robot. Tak butuh waktu lama, para robot ini siap menggantikan posisi manusia mulai dari sekarang.

Laman Business Insider, Minggu (16/7/2017) mencatat, setidaknya ada 12 pekerjaan manusia yang akan digantikan oleh robot. Bahkan, robot diyakini bisa bekerja lebih cepat ketimbang manusia pada 12 jenis pekerjaan ini. Berikut daftarnya.
1. Pengukir
2. Petani
3. Pemeriksa asuransi properti
4. Tour Guide
4. Ahli robotik
5, Pegawai bea cukai
6. Paramedis
7. Ahli kimia
8. Operator telepon
9. Petugas ATC (Air Traffic Controller)
10. Agensi Travel
11. Petugas kantor pos

Soal robot yang akan menggantikan pekerjaan manusia, sudah menjadi ketakutan yang mengancam eksistensi umat manusia. Namun, di mata venture capitalist Marc Andreessen, fenomena semacam ini terjadi setiap 25 hingga 50 tahun. Kenyataannya, tak ada yang benar-benar terjadi.

Andreessen, yang turut mengembangkan Netscape, menyebut obsesi robot akan menggantikan manusia sudah terjadi sejak 100 tahun lalu. Ketika itu, manusia takut akan kehadiran mobil yang disebut akan menggantikan pekerja manusia.

Namun ternyata industri mobil sekarang telah menjadi salah satu bidang dengan pekerja manusia terbanyak. Tak hanya itu, seiring pertumbuhan mobil yang makin besar, ikut mendorong perkembangan pekerjaan baru di bidang pembuatan jalan.

Isu mengenai robot yang dapat menggantikan peran manusia dalam pekerjaan memang telah lama diprediksi. Dalam pertemuan tahunan World Economic Forum, sejumlah petinggi perusahaan bahkan telah membahas persoalan ini.

“Pekerjaan (untuk manusia) akan menghilang. Pekerjaan akan berubah dan perubahan ini akan bertahan lama, tak mengenal kelas, dan memiliki dampak untuk semua orang,” ujar CEO Hewlett Packard Enterprise Meg Whitman ketika itu.